Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

GERAK PADA TUMBUHAN

Gerak Etionom
Gerak etionom merupakan reaksi gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari luar. Berdasarkan hubungan antara arah respon gerakan dengan asal
rangsangan, gerak etionom dapat dibedakan
menjadi gerak taksis, tropisme, dan nasti.
Jika yang bergerak hanya bagian dari tumbuhan
maka disebut gerak tropisme. Jika yang
bergerak seluruh bagian tumbuhan maka disebut
gerak taksis. Jika gerakan itu tidak
dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan
disebut gerak nasti.
1.Tropisme
Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang
arah geraknya dipengaruhi arah datangnya
rangsangan. Bagian yang bergerak itu misalnya
cabang , daun, kuncup bunga atau sulur. Gerak
tropisme dapat dibedakan menjadi tropisme
positif apabila gerak itu menuju sumber
rangsang dan tropisme negatif apabila gerak
itu menjauhi sumber rangsang. Ditinjau dari
macam sumber rangsangannya, tropisme dapat
dibedakan lagi menjadi fototropisme,
geotropism, hidrotropisme, kemotropisme, dan
tigmotropisme.
a. Fototropisme
Fototropisme adalah gerak bagian tumbuhan
karena rangsangan cahaya. Gerak bagian
tumbuhan yang menuju kearah cahaya disebut
fototropisme positif. Misalnya gerak ujung
batang tumbuhan yang membelok kea rah
datangnya cahaya.
b. Geotropisme
Geotropisme adalah gerak bagian tumbuhan
karena pengaruh gravitasi bumi (geo = bumi).
Jika arah geraknya menuju rangsang disebut
geotropisme positif, misalnya gerakan akar
menuju tanah. Jika arah geraknya menjauhi
rangsang disebut geotropisme negatif,
misalnya gerak tumbuh batang menjauhi tanah.
c. Hidrotropisme
Hidrotropisme adalah gerak bagian tumbuhan
karena rangsangan air (hidro = air). Jika
gerakan itu mendekati air maka disebut
hidrotropisme positif. Misalnya, akar tanaman
tumbuh bergerk menuju tempat yang banyak
airnya ditanah. Jika tanaman tumbuh menjauhi
air disebut hidrotropisme negatif. Misal,
gerak pucuk batang tumbuhan yang tumbuh keatas
air.
d. Kemotropisme
Kemotropisme adalah gerak bagian tumbuhan
karena rangsangan zat kimia. Jika gerakannya
mendekati zat kimia tertentu disebut
kemotropisme positif. Misalnya, gerak akar
menuju zat didalam tanah. Jika gerakannya
menjauhi zat kimia tertentu disebut
kemotropisme negatif, contohnya gerak akar
menjauhi racun.
e. Tigmotropisme
Gerak bagian tumbuhan karena adanya
rangsangan sentuhan satu sisi atau
persinggungan disebut trigmotropisme. Gerakan
ini tampak jelas pada gerak membelit ujung
batang ataupun ujung sulur dari Cucurbitaceae
dan Passiflora. Contoh tanaman yang bersulur
adalah ercis, anggur, markisa, semangka, dan
mentimun.
2.Nasti
Nasti adalah gerak tumbuhan yang arahnya
tidak dipengaruhi oleh arah datangnya
rangsangan, tetapi ditentukan oleh tumbuhan
itu sendiri.
a. Fotonasti
Fotonasti gerak nasty yang disebabkan oleh
rangsangan cahaya. Misal, gerakan mekarnya
bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) di sore hari.
b. Niktinasi
Niktinasi (nyktos = malam) merupakan gerak
nasty yang disebabkan oleh suasana gelap,
sehingga disebut juga gerak tidur. Misalnya,
pada malam hari daun-daun tumbuhan Leguminosae
atau polong-polongan seperti bunga merak
(Caesalpinia pulcherrima) dan daun kupu-kupu
(Bauhinia purpurea) akan menutup dan akan membuka
keesokan harinya ketika matahari terbit.
c. Tigmonasti atau Seismonasti
Tigmonasti / seismonasti adalh gerakan
nasty yang disebabkan oleh rangsang sentuhan
atau getaran. Contoh gerak menutupnya daun
sikejut atau putrid malu (Mimosa pudica), jika
disentuh. Jika hanya satu anak daun dirangsang
dengan sentuhan, rangsangan itu diteruskan ke
seluruh tumbuhan sehingga anak daun lain ikut
mengatup.
d. Termonasti
Termonasti merupakan gerak nasti yang
disebabkan oleh rangsan suhu, seperti mekarnya
bunga tulip dan crocus. Bunga-bunga tersebut
mekar jika mendadak mengalami kenaikan
temperature, dan akan menutup kembali bila
temperatur menurun.
e. Haptonasi
Haptonasi merupakan gerak nasti yang
terjadi pada tumbuhan insektivora yang
disebabkan oleh sentuhan serangga. Daun pada
tumbuhan insektivora misalnya Dionaea,
sejenis tumbuhan perangkap lalat (Venus”s flytrap)
sangat sensitif terhadap sentuhan. Bila ada
serangga yang menyentuh bagian dalam daun,
daun akan segera menutup sehingga serangga
akan terperangkap di antara kedua belhan daun.
f. Nasti Kompleks
Nasti komoleks merupakan gerak nasti yang
disebabkan oleh beberapa factor sekaligus,
seperti karbondioksida, pH, temperature, dan
kadar kalsium. Contohnya gerak membuka dan
menutupnya stomata pada daun.
3.Taksis
Taksis adalah gerak seluruh tubuh atau
bagian dari tubuh tumbuhan yang berpindah
tempat dan arah perpindahannya dipengaruhi
rangsangan. Gerakan yang arahnya mendekati
sumber rangsangan disebut sebagai taksis
positif dan yang menjauhi sumber rangsangan
disebut taksis negatif. Sedangkan macam atau
sumber rangsangan taksis meliputi cahaya, zat
kimia, dan rangsang listrik.
Bila rangsangan berupa zat kimia, gerak
yang timbul disebut kemotaksis. Contohnya
gerak gamet jantan berflagela (spermatozoid)
yang dihasilkan oleh anteridium lumut kearah
gamet betina (sel telur) di dalam
arkegonium.Bila rangsangan berupa cahaya
disebut fototaksis, rangsangan listrik
disebut galvanotaksis.Fototaksis dan
galvanotaksis biasanya terjadi pada organism
tingkat rendah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penggelompokkan Tumbuhan

1. Akar
a. Serabut : jagung, padi, tebu
b. Tunggang : jati, mangga, rambutan

2. Batang
a. Berbatang rumput : padi, jagung
b. Berbatang basah : bayam, pisang
c. Berbatang kayu : mangga, jeruk

3. Daun
a. Tulang daun menyirip : daun mangga, daun jambu, daun jeruk
b. Tulang daun melengkung : daun waru, daun sirih
c. Tulang daun menjari : daun singkong, daun pepaya
d. Tulang daun sejajar : daun tebu, daun jagung, daun padi

4. Biji
a. Berbiji satu (monokotil) : padi, jagung, tebu
b. Berbiji dua (dikotil) : kacang-kacangan, pepaya, jambu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENGELOMPOKAN HEWAN DAN TUMBUHAN

Pengelompokan Hewan
 
1. Berdasarkan Tempat Hidup
a. Hewan darat : sapi, kambing, kerbau, cacing
b. Hewan air : ikan, cumi-cumi, udang, ubur-ubur
c. Hewan darat dan air : katak, salamander

2. Berdasarkan Jenis Makanan
a. Hewan pemakan tumbuhan (Herbivora) : sapi, kambing, kelinci
b. Hewan pemakan daging/hewan lain (Karnivora) : harimau, singa, serigala
c. Hewan pemakan tumbuhan dan
hewan lain (Omnivora) : ayam, bebek, musang

3. Berdasarkan Penutup Tubuh
a. Bersisik : ikan, ular, buaya
b. Berbulu : ayam, burung, bebek
c. Berambut : kucing, anjing, sapi
d. Cangkang : siput, bekicot, kura-kura

4. Berdasarkan Cara Bergerak
a. Bergerak menggunakan kaki : gajah, ayam, kucing
b. Bergerak menggunakan sayap : burung, kupu-kupu, kelelawar
c. Bergerak menggunakan perut : ular, cacing, bekicot

5. Berdasarkan Cara Berkembang Biak
a. Bertelur (ovivar) : ayam, bebek, burung
b. Melahirkan (vivivar) : ikan paus, anjing, kambing
c. Bertelur dan Melahirkan (ovovivivar) : cucut pasir

6. Berdasarkan Alat Pernafasan
a. Paru-paru : harimau, ikan paus, sapi
b. Insang : ikan, berudu
c. Trakea : bangsa serangga
d. Kulit : cacing tanah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KANKER SERVIKS...?


Kita belakangan ini sering mendengar mengenai ‘kanker serviks’. Kanker ini memang menjadi momok bagi perempuan. Menurut data, di Indonesia ini diperkirakan setiap satu jam ada satu orang yang meninggal akibat kanker serviks ini.
Kanker serviks atau yang lebih dikenal dengan istilah kanker leher rahim adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim, perubahan untuk menjadi sel kanker memakan waktu lama, sekitar 10 sampai 15 tahun. Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang berusia kisaran 30 sampai dengan 50 tahun, yaitu puncak usia reproduktif perempuan sehingga akan meyebabkan gangguan kualitas hidup secara fisik, kejiawaan dan kesehatan seksual.
Kanker serviks ini disebabkan oleh Human Papilloma Virus atau yang disingkat HPV. Virus ini bersifat onkogenik (menyebabkan kanker).   HPV ini ditularkan melalui hubungan seksual dan melalui penggunaan barang pribadi yang bersamaan, misalnya penggunaan handuk bersama, pakaian bersama. Human Papilloma Virus ini sangat resisten terhadap panas dan proses pengeringan.
Faktor-faktor yang mendukung timbulnya kanker serviks antara lain:
  • Menikah di usia muda
  • Merokok
  • Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang
  • Kehamilan yang sering
  • Penyakit menular seksual
Yang menakutkan dari penyakit ini adalah penyakit ini tidak menimbulkan gejala, sehingga kita tidak dapat mendeteksinya, kecuali kita rajin melakukan cek up. Jika kondisi kanker ini sudah memasuki tahapan yang cukup gawat, maka gejala yang timbul antara lain:
  • pendarahan dari liang sanggama
  • timbulnya keputihan yang bercampur darah dan berbau
  • nyeri panggul dan gangguan atau bahkan tidak bisa buang air kecil
Sekarang sudah ditemukan vaksinasi untuk mencegah kanker serviks ini, bahkan vaksinasi ini dapat diberikan pada remaja putri mulai usia 10 tahun. Tentunya ini berita yang menggembirakan bagi semua wanita. Dengan melakukan vaksinasi ini pencegahan dapat dilakukan, dan bagi wanita yang aktif atau sudah berhubungan seksual harus rutin melakukan pap smear atau inspeksi visual.
Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sebab kemunculan Gerhana Matahari

Ialah:
Sebab munculnya gerhana Matahari jika posisi Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, efeknya menutupi sebagaian hingga sepenuhnya cahaya Matahari yang menuju ke Bumi, walaupun ukuran Bulan relatif kecil jika dibanding Bumi dan Matahari, namun bayangan yang dihasilkan Bulan amatlah besar sehingga mampu menutupi seluruhnya (atau sebagian) cahaya Matahari, sehingga walaupun pada siang hari langit terasa gelap seperti malam hari.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LAPORAN OSK 2010- SDI DD


I.                   PENDAHULUAN

Alhamdulillah.....semua pujian hanya kepada Mu yaa... Alloh, saat waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB sebagai tanda selesainya tes babak penyisihan, Olimpiade Sains Kuark 2010,  Sabtu, 20 Februari 2010.
 Engkaulah yang telah memberikan kemudahan bagi kami semua, pelaksana kegiatan ini, sebagai OSK Centre untuk wilayah Depok dan mitra PT. Kuark Internasional. Sejak menerima tanggung jawab tugas penyelenggaraan OSK 2010,  Oktober 2009  yang lalu.
Terimakasih kepada segenap pimpinan Yayasan Dian Didaktika yang  telah memberikan dukungan sehingga memotivasi kami untuk sepenuh hati melaksanakan kegiatan ini. Tak lupa terimakasih yang sebesar- besarnya atas kerja keras teman- teman pembantu sekolah dan rekan-rekan guru, baik yang tergabung dalam kepanitiaan atau pun tidak.
Akhir kata, mohon maaf atas segala kekurangan apabila dalam pelaksanaannya banyak mengganggu semua pihak dan kekurangan-kekurangan yang lain,  dalam pelaksanaan kegiatan ini.

II.                 URAIAN PERSIAPAN KEGIATAN
  1. Pembuatan Proposal   dan Job Diskription

            Setelah penandatangan kesepakatan dengan PT Kuark Internasional sebagai OSK Centre, penanggung jawab yang ditunjuk menerima berkas-berkas pelaksanaan dan mempelajarinya , kemudian  konsep proposal dan draf kepanitian di buat  pada rapat koordinator bidang studi IPA  yang sekaligus membicarakan berbagai agenda even lomba dan kegiatan sekolah  yang berhubungan dengan IPA . (Panitia inti merupakan bapak/ibu guru yang mengajar bidang studi IPA
dari kelas 1 – 6)
                        
(Lampiran 1. Proposal )
(Lampiran 2. Job discription  )
(Lampiran 3. Susunan Panitia Pelaksana Kegiatan)



  1. Penyebaran brosur dan informasi  pendaftaran

Berkas yang sudah diterima diperbanyak dengan dilampirkan surat pengantar keikutsertaan OSK 2010, untuk mengajak sekolah-sekolah sekitar Depok,  negeri ataupun swasta dengan melampirkan formulir dan brosur OSK 2010 , kemudian di antarkan langsung oleh panitia seksi pendaftaran.

(Lampiran 4. Daftar sekolah yang Dikirim)

Pihak PT.Kuark juga memberikan bonus workshop untuk OSK Centre Dian Didaktika dengan menghadirkan 2 pakar sains sebagai instruktur . Workshop ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2009 dan dihadiri oleh guru-guru seputar Depok dan guru sains SDI Dian Didaktika. Kegiatan ini juga dihadiri Shanny Djohan Direktur PT.Kuark Int. dan Ibu Nunuk,  yang sekaligus membuka acara tersebut. Laporan kegiatan ini sudah disampaikan ke Ketua Bidang Pendidikan

(Lampiran 5. Daftar Absen Peserta Workshop dan Foto – foto saat workshop).

  1. Pendaftaran dan Transfer Data Peserta ke OSK Pusat
           
Intensitas tertingi pendaftaran saat menjelang batas pendaftaran terakhir dan sempat mengalami perpanjangan waktu sampai dengan 30 januari 2010. Sedangkan pemasukan data ke pusat dilakukan dengan sistem komputerisasi dan pengiriman uang pendaftaran dilakukan melalui transfer BCA. 
Seluruh peserta yang terdaftar di OSK Centre Dian Didaktika berjumlah 489

Terdiri dari sekolah-sekolah antara lain :
1.      Al Fikri Depok, SDIT
2.      Al Haraki Deok, SDIT
3.      Al Hikmah, SDIT
4.      Al Qalam, SDIT
5.      Al hamidiyah, SDIT
6.      An Nuriyah Jagakarsa, SDI
7.      Ar Rahman Islamic School Depok, SDS
8.      Bina Insan Kamil Depok, SDIT
9.      Bina Kheir Depok
10.  Citayam 01 Depok, SDN
11.  Citayam  04 depok, SDN
12.  Darul Abidin Depok, SD
13.  Dian Didaktika Cinere, SDI
14.  Gandul 1, Depok, SDN
15.  Gandul 2 Depok, SDN
16.  Grogol 3 Limo Depok, SDN
17.  Krukut 3 Depok, SDN
18.  Limo 02 Depok, SDN
19.  Limo 03 Depok, SDN
20.  Lazuadi GIS
21.  Miftahul Ulum Depok
22.  Muqorobin Depok, SDIT
23.  Muhammadiyah meruyung Depok, Mts
24.  Nurul Fikri Depok, SDIT
25.  Pondok Cabe Ilir 1, SDN
26.  Pondok Cabe Ilir 2, SDN
27.  Pndok Labu 07 Pagi
28.  Umul Quro depok, SDIT

Adapun beberapa masalah seputar pendaftaran diantaranya
·         Beberapa kali kesulitan ekspor data, karena error
·         Pendaftaran yang ganda antara data pusat dengan centre , diperlukan koordinasi yang terus menerus dengan sekretariat OSK pusat
·         Pemindahan lokasi tes pada peserta/sekolah tertentu
·         Peserta yang mendaftar  terlambat / belum tercantum sehingga kita harus merevisi absensi,  mengkonfirmasi ke pusat, membuat data pada informasi peserta berulang-ulang, dan membuat kartu tanda peserta susulan, dsb.

(Lampiran 6. Data Peserta Babak Penyisihan OSK 2010 dan Ruangnya)

  1. Pembuatan Denah Ruang dan Pembagian Peserta Tiap Ruang

Urutan penempatan ruang yang mempermudah peserta menemukan ruangnya dimulai dari :
Kelas 1C          : Ruang 1
Kelas 1B          : Ruang 2, dst sampai dengan Kelas 2B
Kelas 2C          : Ruang 5, dst sampai dengan Kelas 3A
Kelas 6             : Ruang 13, dst sampai dengan Kelas 5B sebagai Ruang 17
  dan Kelas 5A tidak digunakan.
            Informasi  denah dan informasi peserta yang menempati ruang,  di tempel pada papan informasi yang terletak di wilayah tiap level.
Peserta akan di pandu oleh seorang pemandu ruang yang membantu menemukan informasi ruang tes peserta ,  selanjutnya
Peserta akan dipandu oleh seorang pemandu arah ruang yang membantu peserta menemukan ruangannya.

Untuk kepentingan ini semua, panitia sudah di briefing (Jum’at , 19 Pebruri 2010) agar SIGAP, CEPAT dan TANGGAP .

Peserta terbagi dalam 17 ruang tes dan tiap ruang maksimal terisi 30 peserta dengan rincian:
 Level  1           : 4 ruang,
Level  2            : 6 ruang
Level  3            : 7 ruang
Walaupun masih terdapat ruang campuran yaitu :
Ruang  4          : terdiri dari peserta level 1 dan 2
Ruang 11         : terdiri dari peserta level 2 dan 3

(Lampiran 7. Denah Ruang Level 1, Level 2,  Level 3)
(Lampiran 8. Foto-Foto Penempelan Informasi di Papan Info )

  1. Sponsorship dan Peliputan

Tujuan pencarian sponsorship adalah keinginan panitia untuk memberikan goodybag kepada seluruh peserta, baik itu makanan, minuman, majalah atau lainnya, sebagai sedikit bentuk reward, dengan mengirimkan beberapa proposal kepada perusahaan tertentu akan tetapi belum banyak mendapatkan hasil, untuk itu mohon dimaklumi.
Tujuan mencari agen atau media massa untuk meliput kegiatan ini, selain promosi sekolah yang murah juga memberikan kebanggaan, semangat dan motivasi kepada peserta semua karena kegiatan ini bisa diliput media. Media yang di undang antara lain:
1.      Kid Magazine
2.      Majalah Anak Imut
3.      Monitor Depok
4.      Harian Terbit
5.      Koran Pelita
6.      Dan salah satu media yang merupakan sponsor OSK itu sendiri

  1. Setting Lobby Penerima Tamu dan Lobby Promosi Sekolah

Dengan kesigapan bagian umum dan pasukan OB,  alhamdulillah....konsep yang kami sampaikan dapat di terapkan dengan berbagai masukan. Setting lokasi tersebut kami bagi menjadi 2 bagian yaitu:
1.      Lobby Penerima Tamu
Terdiri atas lokasi bazzar, meja penerima pendaftaran, meja penerima tamu /daftar hadir official dan seperangkat alat musik gending.
Untuk stand promosi Kuark sendiri,  berada di depan UKS berdampingan dengan stand Bank OCBC NISP sebagai sponsor utama OSK 2010.
2.      Lobby Promosi Sekolah
Terdiri atas meja hasil karya sains, papan informasi, papan pajangan karya lukis siswa, meja dokumentasi kegiatan, seperangkat layar dan LCD serta beberapa CD pentas seni siswa tahun lalu.Semuanya berada di lobby kelas 5

 (Lampiran 9. Foto-Foto Media Promosi Sekolah)

  1. Perijinan Parkir ke Lingkungan Sekitar

Dengan mengirimkan surat pemberitahuan kegiatan dan permohonan ijin penggunaan lingkungan perumahan untuk dijadikan lahan parkir sementara selama kegiatan berlangsung.

  1. Spanduk
           
            Terkirim bersamaan dengan berkas hari pelaksanaan, sebanyak 1 buah dan panitia melakukan negosiasi penambahan spanduk, akhirnya ditambahkan 4 buah spanduk walau bekas tahun sebelumnya. Spanduk Utama dipasang dekat rumah Pak Ayat, sedang yang lainnya berada di area parker, gerbang sekolah, depan auditorium dan depan kelas 4C.Seluruhnya terpasang dengan cepat oleh tim OB.

  1. Pertemuan Panitia

Mengingat kesibukan teman-teman guru mempersiapkan pentas seni serta kegiatan sekolah lainnya ,maka pertemuan panitia hanya dilakukan  2 kali mendekati hari “H” , selebihnya dengan pendekatan personal terutama untuk tugas tugas yang memerlukan persiapan cukup banyak dan panjang.

(Lampiran 10. Daftar Absensi Panitia OSK 2010 Pertemuan ke -2)
(Lampiran 11. Foto-Foto “ Rapat”)

Setelah penyampaian denah ruang dan petunjuk teknis kepada pengawas oleh pada koordinatornya, kami mempersiapkanan teknis pelaksanaan hari H” untuk melangsungkan upacara pembukaan, manakala pihak sekolah berkeinginan mengundang Kepala UPT Kependidikan TK/SD  Kecamatan Cinere , tapi alhamdulillah didapat kesepakatan dengan berbagai antisipasi.
Akhirnya  seluruh panitia dibantu pembantu sekolah dan pihak bagian umum mempersiapkan segala sesuatu untuk display esok sampai pukul 18.00 /(OB : 19.00 WIB)

  1. Anggaran Operasional Kegiatan

Alhamdulillah,  SD punya sedikit dana cadangan/dana taktis untuk persiapan kegiatan ini yang semuanya dilimpahkan dan diatur oleh Kepala Sekolah.

III.              URAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN

I.                    Kehadiran Peserta

Pukul 06.45 peserta sudah ada yang datang, kemudian terus berlanjut disambut dengan alunan Degung Sasundaan oleh tim karawitan pimpinan Pak Emon, guru pembimbing dapat mengisi daftar hadir official bila berasal dari sekolah pada meja penerima tamu , bila tidak dapat langsung menuju papan informasi ruang peserta dan lokasi/letak ruang dengan bantuan pemandu ruang dan pengarah ruang.

(Lampiran 12. Daftar Absensi Official)


II.                  Daftar Ulang Peserta

Dilakukan di depan ruang tes masing masing peserta, rangkap 2, didampingi pengawas. Setelah mendapatkan tempat duduknya peserta berbaris di lapangan upacara untuk mengikuti upacara pembukaan.

III.                Upacara Pembukaan

Rencananya upacara pembukaan akan dibuka langsung oleh Kepala UPT Kec. Cinere yang baru yaitu Bapak Asy’ari S.Sos, akan tetapi setelah lewat dari waktu yang dijadwalkan Bapak Kepala belum hadir juga, akhirnya kegiatan di buka oleh Bapak Hendroko, selaku Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Dian Didaktika. Tepat pukul 08.00 seluruh peserta sudah memasuki ruangnya masing-masing untuk segera melakukan persiapan-persiapan.

            (Lampiran 13. Agenda Acara Pembukaan Babak penyisihan OSK 2010)



IV.               Pelaksanaan Tes

Seluruh pengawas melaksanakan tugasnya di ruang masing-masing  sesuai ketentuan, mulai pukul 08.30 – 10.00 WIB dibawah koordinasi ketua pelaksana

            (Lampiran 14. Berkas Pengawas pada Babak Penyisihan OSK 2010)
            (Lampiran 15. Daftar Absensi Pengawas)
            (Lampiran 16. Foto-Foto Pelaksanaan Tes

V.                 Sponsor dan Peliputan Media

Sponsor yang terjaring hanya PT.Indomilk yang memberikan donasi produck sebanyak 5 karton (1 karton berisi 30 susu)  dan Majalah Anak Imut yang memberikan Majalahnya 1 edisi. Media peliput yang hadir dan melakukan wawancara adalah wartawan Majalah Anak Imut, Monitor Depok, Harian Terbit, Koran Pelita dan peliputan gambar dari media yang dibawa olah PT. Kuark Int.

            (Lampiran 17. Foto – Foto Peliputan)

VI.               Pelayanan Guru dan Orang Tua yang Menunggu

Melalui pengeras suara sesaat sebelum tes dimulai para penunggu dihimbau untuk senantiasa menjaga ketenangan dan dipersilahkan menunggu di tempat yang sudah disediakan panitia seperti musholla dan lobby kelas 5,  serta  diberikan informasi untuk mendapatkan makanan dan minuman seperti di kantin dan bazzar.

            (Lampiran 18. Foto-foto “Suasana Menunggu “)

VII.             Pasca Tes Selesai

1.      Pengawas              : melakukan pengecekan LJK peserta di ruang sekretariat OSK

(Lampiran 19. Foto-Foto “Mengecek Yuuk..”)

2.      Seluruh Peserta     : himbauan menyimpan tanda pesertanya dengan baik,
  diperbolehkan pulang
3.      Guru pembimbing yang membawa anak didiknya : diperbolehkan foto bersama oleh  media dan makan siang bersama dengan rombongan sekolahnya dengan tetap dihimbau menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

            (Lampiran 20. Foto-Foto “ Makan Siang”)

4.      Seluruh Panitia      : diperkenankan makan siang dan pulang

(Lampiran 21. Foto-Foto “Usai Sudah”)

5.      Koordinator Pelaksana Kegiatan              : menandatangani berita acara dan segel lembar jawaban komputer kemudian diserahkan kepada perwakilan panitia pusat (diwakili oleh Kak Miftah dan Mbak Novi).

IV.              LEMBAR KESAN DAN PESAN

Tak ada gading yang tak retak ...tak ada kegiatan yang sempurna....manusia hanya berusaha ....Alloh SWT - lah segalanya.....

            (Lampiran 22. Lembar Kesan dan Pesan Pengunjung)

V.                PENUTUP
Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi  semua...Amiin.

           
            Cinere, 21 Pebruari 2010
            Koordinator Pelaksana Kegiatan
            OSK Centre SDI Dian Didaktika



            Dwi Supartini Margiyanti, S.Pd

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KEAJAIBAN DIBALIK GOLDEN AGE

Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan momen
sangat penting. Stimulasi yang tepat akan membuat
seluruh potensi anak akan berkembang optimal. Bersiaplah
melihat keajaiban tersebut.


Ajaib! Inilah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan bagaimana pertumbuhan si kecil di awal-awal kehidupannya. Otak yang mengatur kerja seluruh organ tubuhnya mengalami brain growth spurt (lompatan pesat perkembangan otak). Demikian pula dengan perkembangan fisik, motorik, dan kemampuan berbahasa anak. Tak heran bila masa krusial ini disebut dengan istilah golden age (tahun-tahun keemasan) bagi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.
Namun harus diakui, para ahli perkembang¬an anak tidak satu kata dalam melihat kapan sebenarnya momen emas itu terjadi.
Ada yang mengatakan masa krusial itu ber¬langsung pada usia 0-3 tahun, 0-4 tahun, bahkan ada pula yang melihatnya di usia 0¬5 tahun. Mana yang tepat? Tentu saja sulit menjawabnya. "Buat orang tua, yang penting adalah bagaimana memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya sehingga memberi pengaruh pada kehidupan anak selanjut-nya," ujar psikolog Evi Elviati dari Essa Consulting Human Resources.


Otak yang Subur
Phyllis Porter, dalam bukunya Early Brain Development: What Parents and Caregivers Need to Know, menekankan bahwa periode 4 tahun pertama kehidupan seorang anak adalah masa kritis. Di sinilah otaknya sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Beberapa literatur bahkan menjelaskan bahwa 50% pembentukan intelektualitas dan intelegensi manusia terjadi pada usia 0¬4 tahun. Sementara 30% pada usia 8 tahun, dan melewati usia tersebut hingga usia 18 tahun sekitar 20%. Dengan kata lain, perkembangan intelektual anak dari saat lahir hingga usia 4 tahun, sama banyaknya dengan perkembangan intelek¬tualnya dari usia 4 tahun hingga 18 tahun.
Karena itu, bila tak mendapat lingkungan yang merangsangnya, otak anak akan menderita.
Para peneliti di Baylor College of Medicine di Houston, AS, misalnya, menemukan bahwa bila anak-anak jarang diajak bermain atau jarang disentuh, perkembangan otaknya 20% atau 30% lebih kecil daripada ukuran normalnya pada usia itu. Bahkan menurut penemuan para peneliti dari University of Illinois di Urbana-Champaign, AS, anak tikus yang dibesarkan di kandang penuh mainan memperlihatkan perilaku yang lebih kompleks daripada tikus yang dikurung dalam kotak bersih tak menarik.


Beberapa literatur menjelaskan bahwa 50% pembentukan intelektualitas dan intelegensi manusia terjadi pada usia 0-4 tahun.
Lebih sederhananya Evi menjelaskan, pada rentang usia 2-2,5 tahun, misalnya, banyak sekali kemajuan yang dialami si kecil. Baik dari aspek kognitif, fisik, emosi, dan keterampilan lainnya. Bandingkan dengan perkembangan yang terjadi pada seorang manusia yang berumur 25-25,5 tahun. Meski waktunya sama-sama 6 bulan, perkembangan yang terjadi sangat berbeda, bukan?.
Seperti diketahui, pertumbuhan sel otak bayi di masa awal kehidupannya telah men¬capai 2/3 dari jumlah sel otak orang dewasa. Otak ini terdiri dari jutaan neuron (sel saraf). Neuron yang tetap bertahan akan mengeluarkan akson (sambungan transmisi jarak jauh sistem saraf). Akson ini lalu mengeluarkan cabang-cabang atau sinaps. Selanjutnya, triliunan jumlah sinaps yang ada membentuk jalur-jalur kecil seperti kabel yang sating berhubungan. Jumlah dan pengaturan hubungan inilah yang mengatur kerja otak untuk menuntun kemampuan bersosialisasi anak, belajar, mengenal huruf dan lainnya.
Selain sinaps, hal penting lain dalam tumbuh kembang otak si kecil adalah proses myelinisasi (pembentukan selubung saraf). Myelin adalah semacam membran atau selubung yang melindungi neuron. Myelin bertugas mengantarkan rangsangan di sepanjang neuron dengan kecepatan tinggi. Masa pembentukan selubung saraf sangat panjang, mulai dari trimester kedua kehamilan hingga berlanjut hingga anak menjadi dewasa.


Stimulus yang Bermakna
Setiap anak pada dasarnya cerdas. Yang kemudian membuatnya super atau biasa¬biasa saja tak lain adalah adanya stimulus yang tepat di usia dini. Inilah yang diyakini banyak ahli perkembangan anak dewasa ini.
Semakin banyak distimulasi, potensi anak akan semakin banyak keluar. Pengalaman yang kaya akan menghasilkan otak yang kaya pula.
Pendek kata, selama tahun-tahun pertama kehidupannya, otak si kecil mengalami rangkaian perubahan yang luar biasa. Selanjutnya, otak akan memusnahkan sambungan sinapsis yang jarang digunakan atau jarang dipakai. Itulah mengapa orang tua sebaiknya mengisi masa keemasan anak ini dengan berbagai stimulus yang bermakna. Baik rangsangan yang bersifat fisik maupun dari sisi moral, mental, intelektual serta spiritual. "Semakin banyak distimulasi, potensi anak akan semakin banyak keluar. Pengalaman yang kaya akan menghasilkan otak yang kaya pula," imbuh Evi.
Bila berbagai rangsangan telah diberikan, bersiaplah mendapati si buah hati yang tak hanya tumbuh dengan cerdas, juga mempunyai pribadi yang menyenangkan. Dengan kata lain, anak akan mempunyai kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosi (EQ), serta kecerdasan spiritual (SQ). Tak kalah penting, tubuhnya pun sehat dan tumbuh maksimal.
Hanya saja Evi mewanti-wanti, keinginan untuk membentuk anak yang'super'jangan sampai membuat orang tua berlebihan menstimulasi si kecil. Bagaimanapun semua itu butuh proses. Stimulasi yang tepat dan benar tentu saja harus memperhatikan usia dan kebutuhan anak, serta diberikan sambil bermain dengan suasana akrab dan menyenangkan. Sebaliknya, stimulasi yang tidak tepat, apalagi terkesan memaksa, tentu akan mempengaruhi perkembangan anak. Bahkan bisa jadi membuat anak trauma atau enggan melakukannya.@C
Semakin banyak distimulasi, potensi anak akan semakin banyak keluar. Pengalaman yang kaya akan menghasilkan otak yang kaya pula.


Stimulasi Tepat, Anak Tumbuh Optimal





*Bermain dan Bermain
Bayi belajar melalui pancainderanya. Sediakan bahan yang memberi rangsangan pada bayi untuk dilihat, didengar, dirasa, diraba, dan dicium. Buatlah si kecil jadi subjeknya. Cara merangsang indera penglihatan, misalnya, dengan memberi warna-warna kontras di kamar bayi. Indera pendengaran dikembangkan dengan merekam berbagai suara. Setelah bayi bisa bicara, Anda bisa bermain tebak-tebakan bersama anak dengan suara tersebut. Dan seterusnya.


* Asah Perasaannya
Saat berusia 2 bulan, di antara sirkuit pertama yang dibangun oleh otak adalah sirkuit yang menguasai emosi. Rasa enak dan tidak enak yang dialami bayi mulai berkembang menjadi perasaan yang lebih kompleks: senang dan sedih, iri dan empati, bangga dan malu.
Cara mengasah perasaannya itu dengan permainan seperti bermain peran, cilukba, atau dengan mencium dan memeluknya. Ketika bayi semakin besar, misalnya, orangtua bisa membacakannya cerita. Sambil mendengar cerita, si kecil bisa meraba buku dan merasakan kehangatan ayah atau ibunya. Perasaan itu akan terbawa terns sampai dewasa. Ini disebut dengan istilah 'neuro association'.


* Respons Keingintahuan 
Si Kecil Para ahli mengatakan, otak manusia memiliki neuro, pathway. Salah satu bagian dari neuro pathway adalah bagian 'bertanya' atau 'keingintahuan', Bila rasa ingin tahunya dipenuhi, neuro pathway anak akan semakin kuat. Bila sebaliknya, keingintahuannya selalu dimatikan atau dibatasi, neuro pathway-nya menciut dan rasa keingintahuan itu hilang secara perlahan. Hal ini tentu akan berdampak pada kecerdasan dan wawasan anak kelak.


* Banyak Berbicara
Saat dalam kandungan, janin mencermati suara ibunya. Setelah lahir dan selama 6 tahun berikutnya, otak si kecil akan menyiapkan peruntaian untuk mengartikan dan mereproduksi kata-kata dari sang ibu tersebut. Pada usia 6 bulan, bayi juga dapat mengenali bunyi huruf hidup yang merupakan unsur dasar bahasa lisan.
Karena itu, ajaklah si kecil berbicara sebanyak mungkin. Ini penting untuk mempercepat proses penguasaan kata-kata barn. Gaya bicara dengan nada tinggi berirama yang menyenangkan membantu bayi menghubungkan benda dengan kata¬kata. Atau, selesai membacakan cerita, mintalah anak menceritakan kembali.


* Stimulasi Motorik
Sesaat setelah lahir, bayi dapat menggerakkan kaki dan tangan. tapi secara tersentak dan tak terkendali. Selama 4 tahun berikutnya, otak secara bertahap memperhalus peruntaian untuk menggapai, menangkap, duduk dan lainnya
Agar gerak motonknya kian optimal, beri keleluasaan bayi menjelajah sekelilingnya. Namun pastikan keamanannya. Buat si kecil, meraih sesuatu akan membantu otak mengembangkan koordinasi tangan dan kaki. Biarkan dia mencoba mencari tahu benda-benda di sekitarnya melalui alat indera, misalnya dengan memegang. mencium. meraba. atau mencari bunyi dengan rnenggoyangkan benda tersebut. Bahkan, kadang anak juga memasukkan benda ke dalam mulut untuk mendapatkan informasi melalui alat indera pengecapnya.


Agar Bermain Makin Mengasyikkan

 
• Lihat kemampuan anak. Anak punya kemampuan berbeda-beda. Jangan menjejali si kecil dengan aneka mainan sekaligus serta berharap dia segera mampu melakukan semua itu. Lakukan secara bertahap dan sesuaikan dengan tingkat perkembangannya.
• Peka akan kondisi anak. Jangan mengajak anak bermain saat dia lelah, mengantuk atau lapar. Pastikan saat bermain si kecil terlihat gembira dan antusias.
• Puji dan dorong. Jangan lupa beri pujian dan dorongan saat bermain. Dengan cara itu orangtua bisa meningkatkan rasa percaya dirinya sejak dini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS